Welcome Myspace Comments

Rabu, 11 Januari 2012

Jakarta! KAU bagaikan EMAS!

Kata orang kau adalah surga Indonesia

Dan kata orang juga, kau adalah pancaran sinar di Indonesia

Pancaran Emas yang ada di Monas sana

Seakan, mampu membuat silau rakyat dari Aceh hingga Papua

Semua orang selalu bertanya-tanya

Mengapa di Jakarta seakan bagai tempat yang sangat istimewa?

Mengapa di Jakarta seakan bagai gubuk yang sangat luar biasa?

Mengapa di Jakarta seakan bagai lahan yang sangat berjaya?

Aku pun selalu bertanya-tanya pula

Seakan di sana tersimpan berjuta rahasia

Aku ingin segera mendaki ke sana

Mendaki dan merangkul kehidupan di Jakarta

Tak peduli, apa kata dunia?

Yang selalu menganggapku masih muda!

Yang selalu menganggapku tak bisa apa-apa!

Yang selalu menganggapku hanya teori semata!

Yang selalu menganggapku tak pantas untuk berbicara!

Aku adalah pemuda

Yang selalu memberontak dengan suasana sengsara

Insting yang ada dalam diri sekan membisikiku

Obsesi kesukseanku selalu terus-terusan berbicara

Pergilah ke sana!

Pergilah ke sana segera!

Ke Jakarta!

Rabu, 04 Januari 2012

Ingin tertawa (TERSENYUM BAHAGIA)


Hidup ini indah, jikalau wajah ini bisa tertawa

Gerakku semakin cepat menikmati keindahan ini semua

Semakin jelas ku mampu menikmati sedikit hanya sedikit

Sayap hatiku mulai ku gepakkan

Melewati penghalang demi penghalang

Tujuanku mulai jelas ingin bisa tertawa

Tujuanku mulai jelas ingin bisa tersenyum bahagia

Jari hatiku mulai mengepal

Mata hatiku mulai fokus

Telinga hatiku mulai peka

Seluruh panca indra hatiku mulai berbicara

Tujuanku sudah jelas ingin tertawa

Ingin tersenyum BAHAGIA

Aku ingin tertawa dalam kegelapanku masa kini

Aku ingin tertawa dalam tangisanku saat ini

Aku ingin tertawa dalam ketidakmampuanku saat ini

Ya saat ini! Tapi sangat sulit!

Akan selalu ku coba, dan selalu ku coba

Mendesak panca indra hatiku saat ini

Untuk wajib peka terhadap kehidupanmu

Tujuanku telah jelas, ingin tertawa

Ingin tertawa...

Ingin tersenyum BAHAGIA...

Jelas itulah tujuan hidupku!

Senin, 02 Januari 2012

Ku ingin memilikimu

Saat berada di Mojokerto, 22 Juli 2011.


Betapa sumringah manusia menatapmu

Betapa merana manusia tak bertemu denganmu

Mengapa kau, mampu memunculkan kemolekan indahmu

Mengapa juga kau telah terlahir...

Terlahir ditengah-tengah insan yang bernyawa

Gemetar tangan suci ini, begitu amat bergetar

Saat memegang kulit mulusmu

Lebih bergetar lagi jari jemari itu...

Tatkala kerinduan untuk menyentuh tak terwujud

Betapa spesial kau telah terlahir di singgah sana ini

Betapa kuat aura positifmu... kuat sekali!

Dalam memikat setiap mata elang tertuju padamu

Pernah ku coba untuk berlari jauh, lari sejauh-jauhnya

Untuk berusaha, untuk memilikimu lagi

Aku terus lari menjauh... lari menjauh!

Namun, hati dan jari-jariku semakin kuat bergetar

Bergetar tak sadarkan diri

Atas kesempurnaan yang kau miliki

Aku sadar kau adalah makhluk yang terhebat

Aku sadar kau adalah makhluk yang molek

Aku sadar kau adalah makhluk yang erotis

Betapa tidak? Betapa tidak!

Kau mampu menghipnotisku begitu dahsyat

Ku ingin memilikimu agar hidupku lebih bermakna, wahai UANG

Kamis, 22 Desember 2011

Ibu... I LOVE YOU FOREVER...!!!


Terimah kasih ibu

Ku ucapkan dalam kehidupanku...

Kau mampu dengan hebat mengekspresikan berupa kesabaran

Kau mampu dengan hebat mengekspresikan berupa ketabahan

Kau mampu dengan hebat mengekspresikan berupa senyuman

Kesabaran, ketabahan, dan senyuman telah menyatu

Menyatu saat kenakalan anak-anakmu muncul

Menyatu saat kebodahan-kebodohan anak-anakmu nampak

Ibu...

Memang aku dulu, anak yang amat durhaka

Anak yang selalu mengukir tangisan di sesosok ibu

Tiap langkahku selalu mencampakkanmu

Tiap ucapku selalu menyayat hatimu

Tiap kedipanku membuat jantungmu berdebar tangisan

Ibu...

Kini, aku tertangis sendirian

Aku merana sendirian

Aku menyesal sendirian

Kenapa aku dulu durhaka denganmu?

Kenapaaaaaaa!?!?!?!

Ibu...

Ku rela engkau meminta apa pun dariku

Sangat rela, apa pun itu

Sebagai langkah tuk menebus kebusukanku dulu

Ibu...

Hingga kini aku menangis

Mengenang masa lalu yang selalu mencampakkanmu

Ibu...

Hingga kini aku tetap menangis.

Maafkan aku ibu...

Maaf ya Bu...

Kini anakmu telah merantau di belahan bumi lain

Andai engaku ada di depan mataku sekarang,

Aku akan memelukmu erat-erat

Tak melepaskan, sampai air mata dosaku telah terkuras habis

Takkan ku lepaskan...

Sampai aku berucap pada semua orang di hadapanku...

Ku berucap denga lantang

Inilah Ibuku...!!! Inilah bidadari kehidupanku...!!!

Inilah Ibuku...!!!

Sampai semua orang tau kalau ia adalah Ibuku...

Aku bangga menjadi anak dari sesosok ibu sepertimu

Kini, anakmu telah berubah...

Ingin merubah tangisan-tangisan dosa,

Menjadi senyuman-senyuman prestasi

SELAMAT HARI IBU...

Ibu...

Terima kasih

Ibu...

I LOVE YOU FOREVER...!!!

HTML

Powered By Blogger

SALJU INDAH